DIAM BERSUARA
Kasihan rona bahagiaku banyak tertundanya. Ketika sering 'ku bilang bahwa tidak ada faedahnya mencari validasi, sekarang jiwa ini jadi penuh akan dahaga atensi.
Astaghfirullahaladzim..
Sebenarnya aku bukan tipe manusia seperti itu. Aku senang akan hening dan sembunyi. Aku senang akan keindahan privasi. Hanya saja, terkadang ada hal yang mesti menjadi deklarasi. Menjadi wara-wara. Apalagi dalam agama tercetus bahwasanya berita ria bukan sesuatu yang harus disimpan terlalu lama.
Namun, kini aku dua. Aku ganda. Aku bersama. Segala hal yang menyangkut problematika hidup, baik yang megah mewah maupun remah-remah, bukan ada pada genggaman esa.
Kami mesti berdiskusi.
MasyaAllah Tabarokallah..
Mari benar-benar diam hingga datang saatnya boleh bersuara.
#intanratu


Komentar
Posting Komentar
Terima kasih sudah visit di blog Intan, silahkan beri kritik dan saran dengan sopan.